Newsticker.....................................................(autosport.com)- Spa GP2: Rio Haryanto claims maiden pole in wet.....(antaranews.com)- Jakarta general election commission holds plenum to announce gubernatorial winner .....(thejakartaglobe.com)- Indonesians Despair Over Hollywood Boycott.....(BBC News)- Flooding tests Jakartas Obama.....

Sunday, May 5, 2013

| | 80 comments | Read More

Jadwal Dan Tarif Bus DAMRI Bandara Soekarno-Hatta

(Djakarta News)-DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia ) memiliki jaringan pelayanan tersebar hampir di seluruh wilayah Republik Indonesia. DAMRI yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyelenggarakan pelayanan angkutan perkotaan, angkutan antar kota, angkutan khusus bandara, angkutan travel, angkutan paket (logistic), angkutan keperintisan dan angkutan lintas batas negara yang diawali dengan pembukaan trayek Pontianak-Kuching (Malaysia) beberapa tahun lalu.Mulai tanggal 26 Oktober 2008 telah merambah sampai ke Brunei Darussalam (Pontianak-Kuching-Brunei Darussalam).  Dalam waktu dekat akan segera disusul dengan pembukaan pelayanan ke Papua New Guinea (Jayapura-Vanimo) dan Timor Leste (Kupang-Dilli).


DAMRI dibentuk berdasarkan Makloemat Kementerian Perhoeboengan RI No.01/DAMRI/46 tanggal 25 Nopember 1946 dengan tugas utama menyelenggarakan angkutan orang dan barang diatas jalan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Tahun 1982, DAMRI beralih status menjadi Perusahaan Umum (PERUM) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 1984 serta dengan Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2002.

Di Jakarta DAMRI menyelenggarakan angkutan khusus Bandara Soekarno-Hatta, untuk melayani penumpang yang ingin menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun sebaliknya.

Jadwal dan Tarif Bus Damri Tujuan Bandara Soekarno-Hatta 

NO TRAYEKJALUR YANG DILALUITARIF
1KEMAYORANBerangkatKemayoran- Gunung Sahari- Mangga Dua Square - Tol Ancol - Tol Sedyatmo- BandaraRp. 25.000.-
KembaliBandara Sokarno-Hatta - Tol Cengkareng- Tol Sedyatmo- Tol Ancol -Mangga Dua Square -
Gunung Sahari - Kemayoran.
2BLOK MBerangkatPlaza Blok. M - Jl. Sisingamangaraja - Jl. Sudirman - Jl. Senayan - (Bus Stop) - Tol Gogol - TolRp. 25.000,-
Sed yatmo - Tol Cengkareng - Bandara.
3RAWAMANGUNBerangkat Term. Rawamangun - Jl. Pemuda - Rawasari - Tol Sedyatmo - Tol Cengkareng - Bandara.Rp. 25.000,-
KembaliBandara - Tol Cengkareng - Tol Sedyatmo - Tol Grogol-Rawasari- Jl. Pemuda -Term. Rawamangun.
4GAMBIRBerangkatGambir - Psm Baru - Jl. Garuda - PRJ - Tol Kemayoran - Tol Sedyatmo- Tol Cengkareng - Bandara.Rp. 25.000,-
KembaliBandara - Tol Cengkareng - Tol Sedyatmo - Slipi Jaya -Gambir.
5BEKASIBerangkatTerm. Kayuringin - Pintu Tol Bekasi Baarat- Tol Cawang - Tol Grogol- Tol Sedyatmo - TolRp. 30.000,-
Cengkareng -Tol Sedyatmo- Tol Grogol- Tol Cawang- Tol Pondok.
KembaliBandara - Tol Cengkarenr- Tol Sedyatmo- Tol Grogol- Tol Cawang- Tol Pondok Gede Timur -
Pintu Tol Bekasi Barat - Term. Kayuringin.
6HARAPAN INDAHBerangkatHarapan Indah-Tol Cempaka Putih-Tol Dalam Kota-Tol Sedyatmo-Tol Cengkareng Bandara Rp. 30.000,
Soekarno - Hatta.
KembaliBandara Soekarno-Hatta- Tol Sedyatmi I - Tol Cengkareng- Tol Dalam Kota- Tol Cempaka Putih
- Harapan Indah.
7BOGORBerangkatBogor (Jl. Bina Marga)/ depan restoran Yeni-Tol Bogor-Tol Jagorawi-Tol Grogol - Tol CengkarengRp. 40.000,-
-Tol Sedyatmo-Bandara.
8BOGOR (VIP)BerangkatTerm. Kp.Rambutan - Putaran Lampu merah Psr. Rebo - Tol Grogol - Tol Soedyatmo - TolRp. 70.000,-
Royal ClassCengkareng - Bandara
KembaliBandara - Tol Cengkareng - Tol Soedyatmo - Tol Grogol - TMNI - Jl. Raya Rambutan - Term. Kp.
Rambutan.
9PS. MINGGUBerangkatPsr. Minggu - Pancoran - Tol Grogol - Tol Sedyatmo - Tol Cengkareng - Bandara - Tol CengkarengRp. 25.000,-
KembaliBandara - Tol Cengkareng - Tol Sedyatmo-Tol Grogol-Pancoran-Pasar Minggu.
10TANJUNG PERIUKBerangkatTanjung Priuk- Tol Priuk- Tol Sedyatmo- Tol Cengkareng - Bandara.Rp. 25.000,-
KembaliBandara Soetta- Tol Cengkareng - pluit- Jembatan III naik Tol - Tanjung Priuk.
11SERANGBerangkatMerak- Cilegon - Tol Serang - Terminal Pakupatan - Tol Tangerang - Jl.Kebon Nanas- Jl.Rp. 40.000,-
(Cilegon)Pembangunan -Bandara Soekarno-Hatta.
12MANGGA DUABerangkatMangga Dua-Tol Ancol-Tol Dalam Kota-Tol Sedyatmo II- Tol Cengkareng- Bandara Soekarno-Hatta.Rp. 25.000,
KembaliBandara Soekarno-Hata- Tol Sedyatmo I- Tol Cengkareng- Tol Dalam Kota - Tol Ancol- Mangga
Dua Square.
13CIKARANGBerangkat Plaza Cengkareng baru (Jababeka)- Jl. Raya Cikarang-Tol Cikarang Timur- Tol Cawang- TolRp. 35.000,-
Grogol -Tol Sedyatmo- Tol Cengkareng- Bandara Soetta.
14LEBAK BULUSBerangkatTerm. Lebak ulus-Slipi Jaya-Tol Grogol-Tol Sedyatmo-Cengkareng-Bandara.Rp. 25.000,-
KembaliBandara-Tol Cengkareng-Tol Sedyatmo-Tol Grogol- Slipi Jaya- Term.Lebak Bulus
15PURWAKARTABerangkatPoll Damri Purwakarta - masuk Tol Cikampek - Toll cawang - Tol Grogol - Tol Sedyatmo- TolRp. 50.000,-
Cengkareng- Bandara Soetta.
KembaliBandara Soetta. - Tol Cengkareng - Tol Sedyatmo - Tol Grogol - Toll cawang Tol Cikampek -
masuk Poll Damri Purwakarta
16PURWAKARTABerangkatGrand Ws. Purwakarta - masuk Tol Cikampek - Toll cawang - Tol Grogol - Tol Sedyatmo- TolRp. 50.000,-
(via grand wst) Cengkareng- Bandara Soetta.
17KP. RAMBUTANBerangkatTerm. Kp.Rambutan - Putaran Lampu merah Psr. Rebo - Tol Grogol - Tol Soedyatmo - TolRp. 25.000,-
Cengkareng - Bandara.
KembaliBandara - Tol Cengkareng - Tol Soedyatmo - Tol Grogol - TMNI - Jl. Raya Rambutan - Term. Kp.
Rambutan.



Last Updated ( Saturday, 4 Mei  2013 )



Diharapkan DAMRI bisa terintegrasi dengan stasiun kereta api dan terminal bus di Jakarta sehingga lebih memudahkan dan membuat penumpang lebih nyaman.


Source: damri.co.id
Foto: images.detik.com 



Related post:

Sunday, April 21, 2013

| | 0 comments | Read More

Daftar Lokasi Tetap Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Wilayah DKI Jakarta


Jakarta (Djakarta News)- Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di DKI Jakarta dimulai untuk pertama kalinya pada tahun 2007, dan dalam pelaksanaannya terus mengalami peningkatan dalam hal kualitas dan kuantitas.

Pelaksanaan HBKB tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 119 Tahun 2012, dan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 380 Tahun 2012 tentang Penetapan Lokasi, Jadwal dan Tata Cara Pelaksanaan HBKB di Provinsi DKI Jakarta.

Lokasi Pelaksanaan HBKB

Ruas jalan yang ditetapkan sebagai lokasi HBKB harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
1. Memiliki volume lalu lintas yang cukup tinggi, sehingga pelaksanaan HBKB di lokasi tersebut   mempunyai dampak yang sangat positif dan bias trukur, khususnya dampak terhadap pemulihan/peningkatan kualitas udara yang  menjadi salah satu tujuan pelaksanaan HBKB.
2. Memiliki ketersediaan jalur alternatif untuk pengguna jalan lainnya yang biasa melintas di lokasi/jalan tersebut, sehingga aksesibilitas yang dibutuhkan oleh pengguna jalan lainnya tetap dapat terakomodir.
3. Dilayani oleh angkutan umum yang memiliki trayek tetap.
4. Berada di kawasan dengan peruntukan lahan dominan untuk perkantoran dan/atau perdagangan.

Daftar Lokasi Tetap Pelaksanaan HBKB di Wilayah DKI Jakarta

No. Wilayah Lokasi
1 Tingkat Propinsi Jl. Sudirman - Jl. MH Thamrin
(Tugu Selamat Datang sampai dengan Bundaran Patung Kuda)
2 Kota Administrasi Jl. Pemuda
Jakarta Timur (Persimpangan ARION (Jl. Pemuda - Jl. Velodrome) sampai
dengan Persimpangan Jl. Pemuda - Jl. Bekasi Raya)
3 Kota Administrasi Jl. Danau Sunter Selatan
Jakarta Utara (Persimpangan Jl. Danau Sunter Selatan - Jl. Danau Sunter
Utara sampai dengan Persimpangan Jl. Danau Sunter Selatan-
Jl. Danau Sunter Barat)
4 Kota Administrasi Jl. Letjend Soeprapto
Jakarta Pusat (Persimpangan Jl. Letjend Soeprapto - Jl. Ahmad Yani sampai
dengan FO Galur)
5 Kota Administrasi Jl. Sisingamangaraja
Jakarta Selatan Tugu Selamat Datang sampai dengan Jl. Trunojoyo - Jl. Kyai
Maja (CSW)
6 Kota Administrasi Kawasan Kota Tua Taman Sari
Jakarta Barat (Jl. Kali Besar Utara - Jl. Kali Besar timur - Jl. Kali Besar Barat -
Jl. Kopi - Jl. Kali Besar Timur 2 - sebagian Jl. Kali Besar Timur 3 
 -Jl. Kali Besar Timur 4 - Jl. Kali Besar Timur 5 - Jl. Pos Kota


-Tingkat Provinsi, yaitu Jl. Jend Sudirman - Jl MH Thamrin meliputi jalur lambat dan jalur cepat, setiap hari Minggu.
-Tingkat Wilayah Kota Administrasi, 1 (satu) kali dalam sebulan pada hari Minggu dengan 1 (satu) lokasi tetap untuk masing-masing Wilayah Kota Administrasi.
-Dengan waktu pelaksanaan adalah pukul 06.00 - 11.00 WIB.


Source: Buku "Wajah Baru Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB)"
Foto: nationalgeographic.co.id

Saturday, February 16, 2013

| | 2 comments | Read More

Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Tersibuk Di Dunia


Jakarta (Djakarta News)- Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Dubai International Airport masuk ke dalam daftar 10 besar bandara tersibuk di dunia untuk pertama kalinya.

Bandara Soekarno-Hatta tercatat di urutan 8 tersibuk di dunia mengalahkan Dallas Airport dan Dubai International Airport.

Sepanjang tahun 2012 penumpang di Bandara Soekarno-Hatta naik 14,4% menjadi 60 juta penumpang, sementara Dubai meningkat 13,2% menjadi 57,6 juta dari tahun sebelumnya.

Atlanta Hartsfield-Jackson masih tetap menempati posisi  paling atas, menuju 100 juta penumpang per tahun,  dengan  95,5 juta wisatawan pada tahun 2012, naik 3,4%.

Beijing tetap nangkring di tempat kedua naik  4,2%, dengan 81.8 juta penumpang.

Sementara London Heathrow dan Chicago O'Hare keduanya mengalami peningkatan penumpang lebih kecil  tetapi memegang peringkat ketiga dan keempat.

Tokyo Haneda tetap di posisi kelima dengan sekitar 65 juta penumpang.

Hong Kong International dan Frankfurt terlempar keluar dari 10 besar, meskipun mengalami kenaikan jumlah penumpang.

Secara global penumpang  meningkat sebesar 3,9% pada tahun 2012.

Berikut daftar 10 besar bandara tersibuk di dunia:
Atlanta Hartsfield-Jackson 95.5 million      (+3.4%)
Beijing 81.8 million      (+4.9%)
London Heathrow 70.0  million     (+0.9%)
Chicago O'Hare 66.8  million   (+0.04%)
Tokyo Haneda 65.0 million
Los Angeles  63.7  million     (+2.9%)
Paris Charles de Gaulle 61.6  million     (+1.0%)
Jakarta Soekarno-Hatta 60.0  million   (+14.4%)
Dallas/Fort Worth 58.6  million     (+1.4%)
Dubai International 57.7  million   (+13.2%)



Source: http://www.airport-world.com/
Photo: http://en.indonesiafinancetoday.com/

Thursday, January 24, 2013

| | 1 comments | Read More

Flooding tests 'Jakarta's Obama'


Jakarta (Djakarta News - BBC News)- They call him Jakarta's Obama. Joko Widodo was elected governor of Jakarta in September last year thanks to overwhelming support from the city's urban poor and middle classes.
Hugely popular with young people, many in Indonesia's capital believe he is able to do no wrong - that he is a cut above other Indonesian politicians, because of his humble and clean reputation.
Previously the governor of Solo, a far smaller city than Jakarta, Mr Widodo campaigned on a pro-people platform, promising Jakarta residents that he could bring real change to their beleaguered city.
But just 100 days in to the job, he has already had to face his first big test. On 17 January, swathes of dirty brown floodwaters engulfed many parts of Jakarta after heavy torrential rains caused dams to burst and rivers to overflow.
To date, at least 20 people have died because of the flooding, which has caused millions of dollars worth of damage to homes and businesses.
The floods highlighted the basic infrastructure issues Jakarta has been grappling for decades.
Jakarta residents are looking to their hero, Mr Widodo, to prove that he is up to the job of governing their city.
"I have declared a state of emergency for Jakarta until 27 January," he said on national television, in response to the disaster.
"We need to take steps that haven't been taken before, like building deep tunnels and a big dam, because this is the capital city. "
Courtesy calls
Mr Widodo has high expectations to meet, particularly from among Jakarta's urban poor.
In the slum neighbourhood of Kampung Pulo, one of the areas of Jakarta which is regularly affected by floods, young children wade through the muddy water to get home from school.
Mothers carry many of the smaller children on their backs, worried about the waterborne diseases the flooding could bring.
Residents here say that floodwaters often reach 2-3m (6-9ft), engulfing their homes, destroying their belongings, and threatening their lives and livelihoods.
But many are feeling more hopeful now that Joko Widodo, known popularly here as Jokowi, someone they helped to put in to office, is in power.
Suhendra, a resident of 30 years, says his home and business - a small convenience shop - are regularly flooded.
He has complained that in the past it was only the poor areas that get flooded - the richer, posher parts of town are spared.
But he is hoping that with Mr Widodo in power, things will be better.
"He's already been here to visit us four times, during these floods," Suhendra said.
"He's very nice to the people - he is not like the old governors. Jokowi cares about us, the poor people. He's introduced subsidised healthcare and education for us, we didn't have that before."
To be sure, Mr Widodo has already made some significant achievements during his short time in office. But he is also very aware of the need to show that he is working hard - something he alluded to during a recent interview with the BBC.
"Support from the people is very important," he said in response to a question about his regular visits to the poorer parts of Jakarta.
"This is public participation, so when I ask them [residents of slums] what they need, they say: 'Governor, I need this, Governor, I want this'. I think that it's important to make these discussions and dialogues, so people feel like we are giving good attention to their problems."
But the new governor's critics say he needs to spend less time paying courtesy visits and more time fixing Jakarta's problems.
"It's time for a reality check," said Ary Hermawan, a deputy editor of the Jakarta Post.
Mr Hermawan was a fan of the new governor in the lead-up to the election, championing Mr Widodo's pro-people platforms.
But he says he is now disappointed with the lack of progress on many of Mr Widodo's promises.
"He needs to do more," Mr Hermawan said. "We don't need a governor who just shows the people that he cares. We want a governor who can really convince us that 'I am capable, that I can solve this' - in the long term at least. That's the problem with Jokowi."
'A simple man'
Mr Widodo's job is certainly not an enviable one. It is not just annual floods that he has to deal with. A daily part of life in Jakarta is battling through the city's world-famous traffic jams - one of the reasons why the Indonesian capital has earned the moniker of being one of the most un-liveable cities on the planet.
But in the last week, after what his detractors said was far too much unnecessary dithering, the new governor announced plans to build a mass rapid transport system - a solution he hopes will fix many of the issues with traffic in this city.
It's only one of the many measures he must take to infuse the citizens of Jakarta with confidence, and convince them that he is a leader who can make a difference.
Mr Widodo is seen as a clean politician - a man who listens to the people. He is often compared to US President Barack Obama, not just because of his tall and lanky frame, but because of his ability to empathise with the common man.
"I am no Obama, I am just a simple man," he chuckles when asked about the comparison. But he becomes more serious when asked about the burden of being so popular.
"Being Jakarta governor - yes it gives me headaches sometimes but I still have fun," he said. "I must work from morning to the next morning if I have to, to show the people that I am working. That's what they want to see from me."

Source: http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-21137613 By Karishma Vaswani
Photo source: http://news.bbcimg.co.uk/media/images/65430000/jpg/_65430634_jak.jpg





Wednesday, November 28, 2012

| | 14 comments | Read More

Sumbang Saran Untuk Gubernur DKI Jakarta Jokowi


Jakarta-(Djakarta News) Dengan dilantiknya Joko Widodo “Jokowi” dan Basuki T Purnama “Ahok” pada tanggal 15 Oktober 2012 sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012 – 2017 maka propinsi DKI Jakarta telah memiliki pemimpin baru.

Hari berikutnya setelah dilantik, Jokowi langsung blusukan ke kampung kumuh di Pademangan. Sepertinya ingin melanjutkan kebiasaannya saat masih menjadi walikota Solo. Tapi ini sekarang Gubernur lho levelnya…, bukan walikota he he.

Kenyataannya Jakarta jauh lebih kompleks permasalahannya dari pada Solo. Akan tetapi pola pikir Jokowi mungkin tetap akan diterapkan di Jakarta. Bagus juga sih.

Permasalahan paling parah yaitu kemacetan, kemudian kemiskinan, banjir, kekerasan, kesehatan, dan lain-lain. Kali ini kami mencoba memberi saran-saran untuk bapak Jokowi, siapa tau bisa masuk dan diterima. Untuk yang pertama adalah masalah kemacetan.

Kemacetan yang selalu terjadi di Jakarta yaitu saat jam berangkat kerja dan pulang kerja. Itu bisa dilihat saat memasuki Jakarta dari daerah luar Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, karena banyak yang bekerja di Jakarta tetapi tinggal di luar Jakarta.  

Rencana pembangunan MRT di Jakarta dari Lebakbulus sampai Harmoni memang baik, akan tetapi efeknya hanya sedikit mengurangi kemacetan, karena yang diangkut hanya penumpang dari Jakarta menuju Jakarta bukan dari Bodetabek menuju Jakarta dan sebaliknya.

Berarti hanya memindahkan penumpang yang tadinya naik Kopaja, Metromini, beralih naik MRT, itu pun kalau harga tiket MRTnya  tidak jauh lebih mahal dari naik kopaja atau angkot.

Alangkah baiknya pembangunan MRT tetap jalan asal biaya perawatannya tidak membebani APBD, tapi harus dibarengi dengan penambahan jalur rel kereta api ke luar Jakarta dan penambahan rangkaian kereta api pada jalur yang sudah ada.

Bapak Jokowi pasti tau tentang masalah ini, semoga. Hanya saran saja untuk bapak Jokowi, coba sekali-kali ( atau barangkali sudah pernah) naik motor dari luar Jakarta menuju Jakarta saat pagi hari jam masuk kerja. Di situ menumpuk semua kendaraan, motor saja macet, apalagi mobil.

Saran-sarannya adalah berikut ini:
1.   Kerjasama dengan Pemerintah Daerah Jawa Barat dan Banten (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) untuk mengusulkan ke Presiden dibentuknya departemen baru yang langsung dipimpin pejabat setingkat Menteri untuk mengakomodir permasalahan yang melibatkan khusus wilayah Jabodetabek.
2.  Membangun stasiun-stasiun kereta api baru di wilayah sumber asal pekerja berangkat kerja dan di perbatasan Jakarta serta menyediakan lahan parkir kendaraan yang luas di dekat stasiun. Diharapkan sewa parkirnya semurah mungkin, sebab percuma saja bila sewa parkir mahal. Apalagi motor diisi 2 liter sudah sampai ke mana-mana dan fleksibel berangkat dari rumah sekali jalan sampai tempat kerja dan pulang lagi ke rumah mungkin masih sisa, hehehe.
3.  
4.  
5.   … dan seterusnya, mungkin ada pembaca yang ingin mengusulkan solusi…

Recent Posts

Jakarta (Djakarta News)- Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di DKI Jakarta dimulai untuk pertama kalinya
 
Jakarta (Djakarta News)- Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Dubai International Airport masuk ke dalam daftar 10 besar
 
Jakarta (Djakarta News - BBC News)- They call him Jakarta's Obama. Joko Widodo
 
Jakarta-(Djakarta News) Dengan dilantiknya Joko Widodo “Jokowi” dan Basuki T Purnama “Ahok” pada tanggal 15 Oktober 2012 sebagai Gubernur
 
Spa-Belgium (Djakarta News-autosport)-Rio Haryanto took his maiden GP2 Series pole position
 

Followers

RECENT COMMENTS